Yuk Eliminasi Hepatitis, Sayangi Hati Mu Hepatitis Mengancam Keluarga






Hari Hepatitis Sedunia with Tappis Blogger


Pagi 30 juli 2017, jam 8 pagi sudah diwanti-wanti sama mbak naqi (naqqiyah syam) untuk sudah di Hotel Asoka Luxury. Tapi pagi itu aku masih di kampung lumayan jauh dari bandarlampung, yang bikin aku makin buru-buru adalah jam 7 pagi baru on the way dan biasanya jarak tempuh dari rumah ke bandarlampung bisa ditempuh dalam waktu 90 menit. Dengan kecepatan 55 km/jam nya (kebiasaan anak fisika ini ya hehe). Lanjut ya, sampai di dari rumah ku di negeri katon, Pesawaran sampai ke Branti kira-kira 30 menit saat itu hanya aku tempuh dengan waktu 20 menit, lumayan lah menghemat 10 menit. 

Branti ke bandar lampung biasanya aku tempuh dengan waktu 45 menit kalau tak macet ya. Aku yang membawa adik di belakang tak lagi berkata apa-apa tangannya terus memagangi tas gendongku, 20 menit alhamdulilah sampai di gerbang selamat datang di bandar lampung city hehe. Kecepatan rata-rata 80 km/jam kebetulan kalau minggu pagi jalanan sepi, terus lanjut ke kemiling deh ngenterin adek ke ibu sama bapak yang jualan di pasar tani.langsung deh ke tempat tujuan untuk pertama kali Cuma berbekal alamat seadanya yakalau nyasar niatnya pakai GPS (Gunakan Penduduk Sekitar).
ngebut demi acara ini serius
 


Nah akhirnya sampai deh didepan, karena ini agenda temu blogger baru kali ini aku ketemu anggota Tapis Blogger jadi belum kenal sama yang lain kecuali anggota FLP Bandar Lampung. Ketemu sama mbak rinda dan bang razone sesampainya disana sudah rame para lelaki berseragam berh dominan hitam ternyata.
asyik ngetweet ya, biar apa?


Temu blogger dalam peringatan hari hepatitis sedunia ke-8 ini tentu membuat aku makin antusias. Bersama dengan ke-29 blogger lainnya dengan semangat menghadiri acara, dengan tema “Eliminasi Hepatitis Menuju Keluarga Sehat”. Wah ini saatnya mencari jawaban yang tepat dan mengenal hepatitis lebih banyak dari ahlinya, yang materi disampaikan oleh dr. Wiendra Waworuntu

Pemaparan pertama dimulai dr. Wiendra dengan sejarah hari hepatitis sedunia, Worrld Hepatitis Day tentu punya asal cerita kenapa harus pada tanggal 28 juli. Hal ini karena penemu virus hepatitis B dan vaksin hepatitis B bertepatan pada tanggal 28 juli, Dr Baruch Samuel Blumberg. Penamaan virus tersebut juga diambil dari huruf awal penemu virusnya. Dan hari hepatitis sedunia ini dicanangkan guna meningkatkan perhatian, kepedulian dan pengetahuan masyarakat tentang penanggulangan virus hepatitis di indonesia.
asik main kahoot.id


Did you know about hepatitis? Jadi hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh virus, bakteri, alkohol dan zat berbahaya lainnya. Namun penyebab infeksi terbanyak adalah bakteri,virus dan parasit, dan salah satu penyebang infeksi tersebut adalah virus hepatitis A,B,C,D atau E. Terus penyebab hepatitis itu sendiri apa? hepatitis bisa terjadi karena terinveksi virus lain seperti, mononuncleosis infeksiosa, demam kunimg atau sitomegalovirus. Nah ini demam kuning malah jadi penyebab, berarti kalau penyakit kuning belum tentu kena hepatitis dong ya. Sedangkan penyebab hepatitits non virus terutama disebabkan oleh alkohol dan obat-obatan.
Hepatitis A
Penyakit yang infeksi pada organ hati disebabkan oleh virus hepatitis A(HAV), Biasanya penularan atau terjadi pada pencemaran airminum, makanan yang tidak dimasak, makanan yang tercemar,hygene,serta sanitasi yang buruk. Dengan masa inkubasi 15-50 hari rata-rata 28-30 hari.
Bagaimana gejalanya? Gejalanya bervariasi ya, mulai dari demam, lemas, kurang nafsu makan,urine berwarna seperti teh  dan ikterus(warna kuning dapat terlihat dari kulit dan mata). Namun umumnya usia dewasa biasanya memiliki gejala yang lebih berat.
Hepatitis A bersifat self limiting atau sembuh sempurna tidak menjadi kronis dan memberikan kekebalan seumur hidup. Dengan apa ya cara pengobatannya? Nah ringan dan sederhana nih cara penobatannya bersifat simploatik dan menjaga keseimbangan nutrisi.
Hepatitis B
            Suatu penyakit yang menyerang dati dapat berssifat akut dan kronis, sampai sirosis (pengersan hati)dan kanker hati. Duh ini kok menyeramkan ya, Virus Hepatitis B (HBV ) ini ditularkan melalui cairan tubuh penderita seperti, darah, air liur, cairan serebrospinalis, paritonea, plueral, cairan amniotik, semen, cairan vagina dan cairan tubuh lainnya.
            Penularan ini tentu terjadi secara vertikal (Penularan ibu ke anaknya),dan Penularan Horizontal (pengidap dan individu lainnya). Dengan masa inkubasi 45-180 hari dengan rata-rata 60-90 hari. Gejala yang pada umumnya berupa kelelahan, kurang nafsu makan, mual muntah dll.
Hepatitis C
            Suatu infeksi atau peradaangan pada organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis c (HCV) virus tersebut merupkan virus RNA. Yang cara penularannya melaui kontak darah dengan penderita (parenteral)antara lain melalui penggunaan jarum suntuk yang tidak steril(pada penggunaan obat-obatan terlarang, tato, tindik) dari ibu yang menderita menular kebayi dan hubungan seksual namun melalui parentel merupakan terbanyak.
            Masa inkubasi sampai 4 bulan, rata-rata 6-9 minggu infeksi kronis dapat berlansung sampai 20 tahun sebelum timbulnya cirrhosis bahkan sampai hepatoma. Waah lama juga ya, ini bisa dikira sudah sembuh ternyata malah lebih parah. Dan untuk gejala hepatitis C sama dengan Hepatitis lainnya tertera diatas, dan akungnya saat ini belum tersedia vaksin hepatitis C sehingga perlu pencegahan.
cuci tangan sebelum makan mencegah hepatitis A loh

Pencegahan
            Mencegah lebih baik daripada mengobati, ya kalimat itu terdengar akrab ya tapi gimana nih cara mencegahnya?
1.       Seringlah ajak keluarga cek ke lab,rumahsakit, atau puskesmas terdekat”jawab pak dokter.
2.      Pencegahan hepatitis A,
-          dengan memastikan makanan dam minuman yang dikonsumsi setiap hari bebas dari virus hepatitis dengan memasaknya sampai mendidih. Nah untuk anak kosan biar menjaga kesehatan enaknya di masak dulu kali ya air yang dari galon-galon itu.
-          Mencuci tangan, sebelum makan, sesudah makan, setelah buang air besar, pokoknya tangannya dijaga deh biar hatinya juga kejaga hehe. Nah bebrapa pengalaman kalau dikampung juga banyak yang tidak layak jambannya padahal ini salah satu hal yang menting untuk menjaga
-          Penting, pemberian imunisasi atau vaksin hepatitis A
3.      Pencegahan hepatitis B dengan memberikan imunisasi hepatitis B, imunisasi aktif maupun pasif.
4.      Pencegahan hepatitis C, nah karena hepatitis C ini belum punya vaksin untuk mencegak jadi kita harus menggunakan alat-alat pribadi, jadi kata ibu aku benar terbukyi ya. Janga coba-coba deh pakai jarum suntik yang berganti-gantian, pokoknya alat apapun it harus steril ya.
Bahkan hepatitis ini lebih berbahaya dari pada HIV, what ini beneran. Untuk itu perlu banget deh yang namanya memeriksakan diri kita 6  bulan sekali kalaupun ternyata tidak terinfeksi menjaga lebih baik, kalau sudah terinfeksi segera lakukan pengobatan. “Gejala hepatitis lebih pada umumnya tidak kelihatan sampai tiba-tiba pasien sudah parah” kata dr.Windra. ini lah perlunya pemeriksaan dini,kalau bisa mendeteksi secara didini Ins Syaa Allah mudah tuh mengEliminasi Hepatititis. Yuk mulai hidup sehat dan rajin memeriksakan kesehatan keluarga, jaga kesehatan hati orang yang kita cintai.

 

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Yuk Eliminasi Hepatitis, Sayangi Hati Mu Hepatitis Mengancam Keluarga"

Terpopuler

Rayakan Hari Anak Nasional Di Pulau Pasaran, Lampung

Saya Anak Indonesia, Saya Gembira Mendung tak berarti hujan, begitulah kira-kira suasana pagi itu sebelum keberangkatan aku menuju...