Rayakan Hari Anak Nasional Di Pulau Pasaran, Lampung

Saya Anak Indonesia, Saya Gembira


Mendung tak berarti hujan, begitulah kira-kira suasana pagi itu sebelum keberangkatan aku menuju target operasi. Beberapa hari sebelumnya aku menyusun agenda, untuk ku sendiri ini kali pertama aku akan melakukannya. Tepatnya minggu, 23 juli 2017 bertepatan dengan Hari Anak Nasional.


Sedikit Mengenal Sahabat Pulau Lampung

Baru-baru ini aku mengikuti sebuah komunitas yang peduli dengan masyarakat yang berada di sebuah pulau, disebut dengan Sahabat Pulau Lampung (SPL). Aku lebih sering di sebut Volunteer, yang berfokus pada kegiatan sosial untuk masyarakat di pulau. Sahabat Pulau daerah lampung didirikan oleh Ari Setiawan pada tahun 2012, saat ini di ketuai oleh Dwi Yatmoko Siambudi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Lampung.
Logo


Salah satu hasil dari adanya komunitas ini, kini ada 2 pulau sekitar bandar lampung telah memiliki Taman Baca Harapan (RUBAH). Tempat bernaung buku-buku untuk masyarakat dan tentunya mendapat dukungan dari pemerintah. Kedua pulau itu, pulau pasaran dan pulau pahawang.
Khusus pulau pasaran cukup mudah diakses, ada jembatan penghubung tanpa harus menyebrang dengan kapal. Pulau yang tidak terlalu besar tetapi menyimpan harta yang besar, ia adalah adik-adik rumah baca harapan pulau pasaran. Aku berpikir untuk itulah saat itu aku berada diantara mereka.
Pasan Baner RUBAH Pulau Pasaran


Pulau Pasaran
Rumah baca harapan pulau pasaran berdiri tahun 2014, dengan bantuan mahasiswa KKN dan masyrakat. Jadilah Rumah baca harapan plau pasaran yang dilengkapi dengan buku bacaan mulai dari cerita adik-adik (cernak), antologi puisi, keagamaan, kesehatan, sampai keilmuan. Rumah baca harapan pulau pasaran ini di dukung oleh pemerintah dengan mengadakan fasilitas komputer agar masyarakatnya dapat belajar teknologi dan langsung mempraktekannya.
Keadaan RUBAH Pulau Pasaran

 

Belajar Membaca
Keaktifan pegiat literasi sangat menarik, ya seperti di hari anak nasional minggu kemarin. Aku bersama yang lain mengajak adik-adik dari lingkungan pulau pasaran untuk belajar lagi cara membaca yang baik, banyak di antara mereka yang sudah menginjak kelas 3-4 SD belum begitu lancar dalam membaca. Sampai orang tua adik terseebut meminta aku mengajrakannya, “mbak tolong ya anak saya diajarin membaca, sudah kelas 4 belum bisa baca jadi kemarin diturunin ke kelas”, keluh si ibu. 
asik baca dimana aja




Berkreasi
Membaca saja tidak cukup otak kanan juga harus diasah dong, aku membantu adik-adik membuat kartu ucapan selamat hari anak nasional. Siap volunteer membimbing 3 adik, jadi aku bersinergi bersama mengajari mereka membuat  pola, menggunting, membuat bunga, menghias kertas dan sampai menulis ucapan selamat Hari Anak Nasional.


 
Belajar buat kartu ucapan


 

Bermain
Dunia anak, aku juga masih anak-anak kok hehe. Tentu aku suka bermain, sama dengan mereka. Bermain sambil saling mengenal nama kakak-kakak dan aku bermain untuk mengenal nama adik-adik. Sangat seru sekali, aku melihat diriku yang dulu yang asyik bermain dengan teman sebaya. Asyik berlarian kesana kemari, berebutan suatu hal yang kecil. Yang sudah banyak hilang dimakan perkembangan teknologi.
ayo main game


Hari Anak Nasional, karena aku masih seorang anak indonesia, aku pun harus gembira. Seperti pesan untuk Hari Anak Nasional tahun ini, dan setiap orang memiliki caranya sendiri untuk merayakannya. Satu yang harus tetap dipilih yaitu memberikan hak anak untuk bisa tumbuh sebagai seorang anak.
Tulisan ini aku bagikan untuk Teman-teman Sahabat Pulau Lampung, untuk terus semangat memelukis senyum di bibir mungil adik pulau. Dan sebagai tugas Kelas menulis Ngeblog Seru #2 yang langsung di bimbing founder Tapis Blogger.

Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "Rayakan Hari Anak Nasional Di Pulau Pasaran, Lampung"

Terpopuler

Rayakan Hari Anak Nasional Di Pulau Pasaran, Lampung

Saya Anak Indonesia, Saya Gembira Mendung tak berarti hujan, begitulah kira-kira suasana pagi itu sebelum keberangkatan aku menuju...