Cara Mudah Membuat Empek-Empek



membuat empek-empek
Saya dan keluarga adalah orang dengan suku jawa, tetapi saat dulu ibu masih kecil beliau pindah ke Lampung. Berpindah-pindah sampailah bermuara di kota sungai musi, beliau bertemu dengan bapak. Dan hadirlah aku diantara mereka, hidup dengan waktu yang lumayan lama di palembang membuat ibu mulai memepelajari beberapa resep makanan khas daerah seperti pepes khas palembang, pindang tempoyak, dan juga empek-empek.
            Ibu mengajari ku beberapa resep itu dan sekarang aku akan membagikan tips dan trik untuk membuat empek-empek yang pas dengan lidah orang jawa dan orang sumatera. Yuk kita mulai dari menyiapkan alat dan bahannya:
Alat:
-          Wajan
-          Mangkuk besar
-          Cetong nasi
-          panci
Bahan :
-          Tepung terigu ½ kg
-          Tepung aci 1 ½ kg
-          Air secukupnya
-          Telur yang telah dirsbus
-          Udang rebon/ ikan tenggiri
-          Asam jawa/asam kandis
-          Bawang putih 4 buah
-          Cabai secukupnya
-          Gula merah secukupnya
-          Garam
-          Penyedap rasa
Membuat Cuka Empek-Empek
Setalah kita menyiapkan alat dan bahan, kita akan memulai membuat cuka empek-empek. Kalau di palembang sendiri cuka empek-empek terbuat dari cuka asli yang berbahan lebih keras dan tajam kalau menurut saya, maka akan sedikit perlu dikurangi oleh konseumen terutama untuk kurang baik untuk gigi. Maka saya menggunakan asam sebagai pengganti cuka, baiklah kita akan memulainya,
1.      Didihkanlah air secukupnya,
2.  Setelah mendidih masukan asan jawa/asan kandis secukupnya bersamaan dengan gula merah secukupnya,
3.      Setelah mendidih kembali setelah gula dan asam menyatu dengan air,
4.      Siapkan cabai dan bawang putih, bawang putuh yang digunakan sebanyak-banyaknya. Biasanya saya menggunakan 2 bonggol atau 2 kepal bawang putih bersihan bagian yang keras saja dan jangan di kupas kulit bawangnya karena akan menimbulkan rasa nikmat tersendiri pada cuka nya. Seterlah dicuci bersih beri garam dan tumbuk halus.
5.      Masukan bumbu tadi dalam air yang telah mendidih tadi.
6.      Setelah mendidih kembali diamkan, cuka akan menjadi lebih nikmat lagi kalau dinikmati setelah 12 jam, jadi di biarkan sampai 12 jam kemudian di saring dan akan lebih enak untuk dinikmati.
Membuat Empek-Empek
1.      Tuangkan ½ kg tepung terigu di wajan
2.      Tuangkan air panas secukupnya, hancurkan tepung terigu apabila menggumpal-menggumpal hal ini agar saat nanti digoreng tidak meletus dan melukai kita.
3.      Kemudian campurkan bawang putih dan garam yang telah dihaluskan
4.      Masukan udang rebon / ikan tenggiri yang telah digiling
5.      Letakan wajan di api yang sedang dan aduk sampai menjadi jenang, jenang ini berarti teksturnya kenyal.
6.      Diamkan beberapa saat sampai dingin karena lebih mudah untuk kita menguleni saat tepung sudah dingin.
7.      Setelah cukup dingin berikan 1 ½ kg tepung aci atau bahkan lebih sesuai dengan kekalisan tepung kalau belum kalis berikan aci lagi. Dan di bentuk sesuai dengan keinginan biasanya saya isi dengan telur atau bisa juga dengan keju.
Doc. Pribadi Membentuk adonan
8.      Setelah selesai di bentuk sesuai dengan keinginan, didihkan lah air dan diberi minyak 1 sendok makan dalam air.
9.      Setelah mendidih masukan lah empek-empek dalam air tersebut, saat anda memasukan empek-empek dalam air maka empek-empek akan tenggelam tetapi apabila sudah matang ia akan mengapung tetapi biarkan lah beberapa menit agar bagian dalam nya matang karena apabila saat direbus belum matang maka akan bagian tengahnya bisa mentah walaupun sudah digoreng.
Doc.Empek-empek di masukan air mendidih


Doc.Empek-empek mengapung ciri sudah matang
10.  Setelah selesai bisa langsung digoreng
Doc.siap digoreng
11.  Di sajikan dengan hangat-hangat dan cuka di beri mentiun akan meningkatkan kenikmatan saat menyantap empek-empek.
Selamat mencoba

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mudah Membuat Empek-Empek"

Posting Komentar

Terpopuler

Rayakan Hari Anak Nasional Di Pulau Pasaran, Lampung

Saya Anak Indonesia, Saya Gembira Mendung tak berarti hujan, begitulah kira-kira suasana pagi itu sebelum keberangkatan aku menuju...