Belajar Dari Kecil



aku,linda,fifi & keponakan baru
Jadi Perempuan Mandiri
            Kemandirian itu perlu ditanamkan sejak usia dini, mulai dari mengerjakan suatu hal sampai masalah keuangan. Seperti itu lah yang Bapak dan Mamak ajarkan kepada kami, mereka adalah orang tua yang gigih menanamkan rasa kekompakan sejak kecil kepada kami bertiga. Contohnya aku dan adik ku linda sering sekali di belikan baju dengan model atau motif yang sama yang berbeda hanya warnanya saja.
            Bapak dan Mamak adalah salah satu petani kakao yang sukses pada tahun 2006-2011 di kampung, hampir setiap hari mereka memetik hasil buah yang sudah menguning di pohon. Dalam empat hari sekali Bapak dan Mamak mulai mengupas kakao yang telah di kumpulkan sebelumnya, karena jumlahnya begitu banyak sering kali mereka meminta orang untuk membantu menyelesaikan pekerjaan yang masih tradisional itu.
            Tidak hanya mengerahkan tetangga sekitar, tetapi aku, dan kedua adikku linda dan fifi juga ikut dikerahkan. Meskipun pada saat itu tenaga kami belum cukup banyak untuk mengangkat-angkat kami berinisiatif untuk tetap membantu memisahkan biji kakao dengan hati kakao.
            Tanpa ragu kami membantu Bapak dan Mamak, agar kami semangat membantu dan pekerjaan cepat selesai Bapak dan Maamak memotivasi kami. Pada waktu itu di siang hari, mamak pulang dari rumah tetangga yang kebetulan juga warung. Wahh Mamak bawa sesuatu, yang warna-warni di bawanya dengan plastik bening ditangannya.
              Yeeyy Celengan baru....celengan baru..... ,” kami bersorak kegirangan.
            “ Gini ya... Mamak mau kasih tantangan buat mbak eyen, linda sama fifi, setiap kalian mengumpulkan biji kakao yang sudah bersih sebanyak satu ember nanti Mamak kasih Rp.5000.” kata Mamak.
            “ Jadi kalau 2 ember Rp.10.000 ya Mak,” Ujar ku
            “ Iya tapi bayarnya kalau sudah laku ya kakaonya,” ujar Mamak
Sejak saat itu kami tambah giat membantu Bapak dan Mamak, sampai tabungan kami penuh dengan uang Rp.5000 an, tentu saja aku yang tabungannya paling banyak karena baling gesit dan tenaganya paling banyak di banding dengan adik-adik. Uang yang kami kumpulkan itu tentunya kami manfaatkan sesuai dengan arahan Mamak, untuk beli baju sekolah yang baru, sepatu, tas dan buku baru saat kenaikan kelas.
Sejak saat itu kami terbiasa menabung untuk membeli sesuatu yang kami inginkan, Bapak dan Mamak memang selalu unik mengajari anak-anaknya untuk bekerja keras dan mandiri dengan melatih kami agar kami menjadi perempuan yang mandiri.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belajar Dari Kecil"

Posting Komentar

Terpopuler

Rayakan Hari Anak Nasional Di Pulau Pasaran, Lampung

Saya Anak Indonesia, Saya Gembira Mendung tak berarti hujan, begitulah kira-kira suasana pagi itu sebelum keberangkatan aku menuju...